Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Sunday, August 1, 2010

Misteri Buraq dan Analisa Sains



Sekian tahun berlalu, Perjalanan Malam itu hanya dipandang sebagai fenomenda gaib. Terus terang, aku bisa dikatakan kurang setuju apabila kegaiban dibiarkan gaib. Tapi aku juga tak bisa melakukan apapun untuk menyelidikinya. Akhirnya ketidakberdayaan ini membuatku berkhayal kesana kemari.

Berkhayal dengan mencari apakah ada hubungan antara variabel-variabel dalam kegaiban tersebut dengan variabel sains. Aku bukan orang sains, tapi setidaknya variabel yang kumiliki dari sains lebih banyak daripada yang kumiliki dari kegaiban.


Sementara di lain sisi aku bukanlah orang yang religius, yang hafal kelotokan tentang agama, termasuk tentang Perjalanan Malam tersebut. Variabel yang kutahu dari Perjalanan Malam itu hanya sedikit. Apalagi tentang kendaraan yang dipergunakan untuk melakukan Perjalanan Malam itu. Yang kutahu kendaraan itu bernama Buraq. Katanya semacam kuda bersayap berkepala manusia. Cuma itu variabel yang kutahu.


Apa benar demikian? Benarkah ada mahkluk semacam kuda bersayap berkepala manusia? Apakah itu makhluk mitos layaknya paksi, pegasus, manticore, sphinx, naga, centaur, dan lain-lain? Ataukah


kuda bersayap berkepala manusia itu hanyalah selubung yang menutupi fakta sebenarnya tentang kendaraan Perjalanan Malam?


Pada masa Perjalanan Malam itu terjadi, orang lumrah menggunakan kuda, onta, dan keledai sebagai kendaraan. Walaupun ada beberapa yang menggunakan gajah. Dan kadang ada yang menambahkan gerobak untuk membantu membawa muatan banyak. Tapi yang bisa disebut kendaraan pada masa itu hanyalah kuda, onta, keledai, atau gajahnya saja. Gerobaknya sering tidak termasuk.


Dengan mengetahui bahwa kuda merupakan kendaraan/alat transportasi pada masa itu, bisakah aku mengganti kalimat kuda bersayap berkepala manusia menjadi alat transportasi bersayap berkepala manusia? Bukankah itu terdengar lebih masuk akal? Tepatnya, bukankah itu berhubungan dengan sains? Alat transportasi bersayap. Sebuah wahana bersayap yang lazim disebut pesawat.



Lalu pada bagian berkepala manusia-nya. Kata kepala, memiliki arti luas. Kata itu bisa berarti pusat, otak, kendali, kedudukan/posisi/peran intelektual (pemimpin, direktur, ketua), atas, depan, dan masih banyak lagi. Dalam dunia rumahtangga, yang menjadi kepala adalah bapak/suami. Dalam pemerintahan, yang menjadi kepala adalah presiden, raja, kaisar, atau sejenisnya. Sementara dalam pesawat, yang menjadi kepala adalah pilot. Lalu bisakah kalimat alat transportasi bersayap berkepala manusia kurubah menjadi
alat transportasi bersayap yang dipiloti (dikendalikan) oleh manusia?


Jadi pengertian Buraq berubah dari semacam kuda bersayap berkepala manusia menjadi semacam alat transportasi bersayap yang dipiloti (dikendalikan) oleh manusia. Bisakah arti itu diterapkan?


Seandainya bisa, berarti Nabi Muhammad SAW ketika melakukan Perjalanan Malam mengendarai wahana semacam alat transportasi bersayap yang dikendalikan oleh manusia. Lalu siapa pilotnya? Bisa jadi beliau sendiri. Dan untuk memasuki kabin pilotnya beliau harus menaiki batu besar dahulu, karena posisi kabin pilot itu cukup tinggi dari permukaan tanah.


Atau mungkin Jibril yang menjadi pilotnya. Mungkin Jibril menjelma menjadi seorang pria yang mengendarai wahana itu. Nabi Muhammad SAW hanya menjadi penumpangnya. Dan untuk menaiki pesawat tersebut Nabi Muhammad SAW harus menggunakan batu besar karena pintu masuk ke pesawat itu terletak cukup tinggi dari permukaan tanah.


Dengan alat transportasi itu Nabi Muhammad SAW (mungkin bersama Jibril) pergi ke langit ke tujuh. Mungkin langit ke tujuh ada di luar angkasa. Jadi alat transportasi yang mereka naiki bisa disebut pesawat ulang alik.


Lalu bagaimana dengan riwayat yang menyebutkan bahwa kuda tersebut berjenis kelamin betina? Dengan riwayat ini, ngayal ngalor ngidul-nya jadi makin terdukung. Istilah berjenis kelamin betina mungkin tidak bisa diartikan secara harfiah, bahwa wahana tersebut mempunyai vagina sebagai alat kelaminnya. Mungkin, jika dihubungkan dengan sains, adalah seperti berikut penjelasannya.


Di zaman modern ini ada istilah Artificial Intelegent (AI). Sebuah kecerdasan buatan. Seperti fasilitas yang membuat mesin bisa berinteraksi dengan manusia. Contoh paling sederhana adalah komputer. Bahkan Friendster yang 33% penggunanya adalah orang Indonesia pun bisa disebut AI karena dia bisa meng-generate halaman sendiri ketika seseorang men-submit input alamat e-mail dan password. Halaman Friendster tidaklah nyata. Halaman itu terbentuk dari script di belakang layar. Untuk mengetahui script-nya, cobalah gunakan fasilitas view -> source pada Internet Explorer. Itulah AI yang berada di belakang layar Friendster.


Lalu kenapa bisa disebut berjenis kelamin betina? Contoh sederhana, bila kita isi ulang pulsa ponsel. Ada AI bersuara perempuan yang meladeni pengisian pulsa kita. Contoh lain, bila kita menelpon seseorang tapi nomor telepon yang kita hubungi sedang tidak aktif. Akan ada AI bersuara perempuan yang menjelaskan bahwa telepon yang kita tuju tidak bisa dihubungi. Contoh lain, ada di pintu palang KRL di Jakarta. Setiap ada kereta lewat di persimpangan jalan raya dan rel kereta, maka ada AI bersuara perempuan yang menjelaskan tentang anjuran mematuhi hukum berkendara demi keselamatan bersama. Jadi sebuah AI umumnya bersuara perempuan.


Dari suara itu, jika diterapkan pada kuda yang digunakan untuk Perjalanan Malam, mungkin wahana tersebut memiliki fasilitas AI yang juga bersuara perempuan seperti contoh-contoh di atas.


Jadi bisakah pengertian Buraq diartikan sebagai wahana semacam alat transportasi bersayap dengan sistem kendali (AI) yang berbicara menggunakan suara perempuan, dan Nabi Muhammad SAW (atau Jibril yang menjelma menjadi manusia) sebagai pilotnya ?


Wahana ini ilahiah. Canggih dan mutakhir. Kedap suara. Tidak meninggalkan bekas lepas landas. Mempunyai fasilitas stealth mode sehingga bisa tak tampak. Bahkan mungkin buangan exhaust-nya juga tak berbekas. Mempunyai kecepatan sangat tinggi yang melebihi kecepatan cahaya dan kecepatan atom. Berlapis unsur yang tahan terhadap gesekan atmosfer bumi dan tahan terhadap radiasi sinar matahari, serta tahan terhadap gesekan debu-debu angkasa. Benar-benar canggih dan mutakhir! Dan sains zaman sekarang ini belum bisa menciptakan wahana seperti itu jadinya wahana itu (dan segala yang bisa dilakukan oleh wahana tersebut) masih dianggap gaib.


Jika kembali ke awal zaman, ketika Nabi Adam (dan Siti Hawa) diturunkan ke bumi, mungkin beliau juga menaiki wahana ulang alik ilahiah yang sama, atau setidaknya sejenis. Dan dengan fasilitas auto pilot pada AI-nya, wahana ulang alik tersebut kembali secara otomatis ke hangar-nya untuk kemudian dipakai lagi oleh Nabi Muhammad SAW guna melakukan Perjalanan Malamnya.


Seandainya aku sanggup, aku mau membuktikan kegaiban Perjalanan Malam itu. Orang lain umumnya membuktikan kegaiban untuk menyangkalnya, aku justru untuk meyakininya dan memberitakan pada dunia bahwa kegaiban ini adalah nyata.


Tapi aku menyadari itu semua di luar kemampuanku. Aku bukan orang yang mengerti tentang dunia gaib. Lalu bagaimana aku bisa membuktikannya? Apakah dengn sains? Aku juga bukan orang sains. Aku hanya bisa ngayal ngalor ngidul.


Kelak semuanya akan dibeberkan. Atau kalimat semacam itulah, aku kurang hafal. Pokoknya yang menyatakan bahwa nanti Allah akan membuka semuanya. Katanya memang sudah takdir kelak semuanya akan terbuka. Berarti sudah ada urutan kejadian yang tertera dalam Skenario Agung.


Perlahan justru sains malah membeberkan hal-hal yang tadinya dianggap gaib. Mungkinkan dengan sains kita bisa membuka seluruh tabir kegaiban? Atau jangan-jangan Skenario Agung itu adalah sains?

5 Bentuk Dari Sihir Yang Dapat di Buktikan Dengan Ilmu Pengetahuan



Penyihir, peramal telah melakukan penipuan bodoh selama berabad-abad menggunakan tipuan rumit untuk mensimulasikan kekuatan fantastis. Tapi sekarang semua dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan.

Berikut ini adalah teknologi yang jika anda bisa membawanya kembali ke masa lalu, anda akan benar-benar menjadi kaya raya dengan "cendol" sebagai seorang penyihir.

# 5 Mind Reading ( Membaca Pikiran )

Bagaimana ini bisa di buktikan ???
Para ilmuwan di Berkeley University menyimpulkan bahwa mesin MRI memberikan gambaran yang cukup jelas tentang apa yang dilakukan otak. Jadi, MRI ini hanya membandingkan apa yang dilakukan otak ketika berada dalam keadaan pikiran yang berbeda, Agan akhirnya dapat melihat pikiran Agan sendiri. dan Ilmuwan ini sudah mampu membuat mesin "melihat" kata apa yang Anda pikirkan, dan score ketepatannya 90 persen, dan meraka punya prediksi dalam 20 tahun akan ada industri berkembang pesat di bidang telepati tengkorak - blocking implan........

# 4 Telekinesis (mengerakkan Benda Dengan Pikiran)

Bagaimana ini bisa di Buktikan ???
Sekitar lima tahun yang lalu, sekelompok ilmuwan berhasil menerjemahkan sinyal otak manusia digunakan untuk mengendalikan tangan mereka. Karena para ilmuwan sama-sama terkejut dan terkagum - kagum dengan hasil yang mereka dapatkan akhirnya mereka secara tidak bertanggung jawab menggunakan penemuan ini untuk menanamkan microchip pada otak monyet yang memungkinkan mereka untuk memindahkan kursor komputer dengan otak mereka.......

# 3 Alchemy (Alkimia)

Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Sains telah membuat lompatan monumental sejak era ketika alkimia dianggap sebagai metode kedua paling menjanjikan memperoleh emas setelah "menangkap leprechaun." Kita sekarang tahu bahwa emas adalah suatu unsur yang hanya memiliki tiga lebih sedikit proton. Jika Anda bisa mengubah itu entah bagaimana, dengan menggunakan SAINS ...

Oh, sebenarnya ilmuwan agak terlambat untuk yang satu ini. Kembali pada tahun 1980, seorang ilmuwan bernama Glenn Seaborg sengaja membuat emas dari bismut, menggunakan metode pencabut proton (Rumit gan...).

# 2 Palm Reading (Membaca Garis Tangan)

Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Tangan Agan benar-benar merupakan sebuah tambang emas informasi tentang genetika dan kesehatan secara keseluruhan. ilmu pengetahuan sebelumnya telah menjelaskan bagaimana para peneliti telah menyimpulkan bahwa panjang jari dapat menentukan perilaku seksual, alias Teori Rasio Angka.

Tapi sidik jari Agan juga mengandung beban informasi tentang kelainan genetik tertentu. Sebagai contoh, jika Agan memiliki sesuatu yang disebut " ulnaris Swirls "sangat mungkin Agan memiliki sindrom Down........

# 1 Fortune Teller (Meramal Masa Depan)

Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Sepertinya satu-satunya di antara Agan - Agan dan komputer jika bisa disetarakan dengan bola kristal adalah (software) perangkat lunak yang tepat dan berjalan sesuai dengan yang di harapkan, dan bekerja sepanjang waktu.

Dua krisis yang sedang berlangsung sekarang: Pemanasan Global, ternyata dengan mengembangkan model (software) yang lebih akurat agan dapat untuk memprediksi tren pemanasan, dan Krisis keuangan baru-baru ini yang terjadi ternyata sudah diprediksi sebelumnya akan datang. dan Anehnya, di masa depan dengan teknik yang sama dapat digunakan untuk memprediksi keduanya..............


Tuesday, July 27, 2010

Inilah orang-orang yang di tuduh Menjual diri kepada Setan

Ada rumor bahwa seseorang telah menjual jiwa mereka kepada setan. Musisi, penulis, pengusaha, sering kali dituduh membuat perjanjian dengan setan agar menjadi sukses. Ada beberapa contoh terkenal di luar sana yang menunjukkan bahwa seseorang telah dituduh membuat perjanjian dengan setan.

1. Niccolo Paganini
Niccolo Paganini adalah seorang musisi di akhir 1700-an. Dia mulai menggunakan mandolin pada usia dini dan pada usia tujuh tahun, ia belajar biola. Pada usia sebelas tahun, ia melakukan solo dan pada usia tiga belas tahun, ia dikenal sebagai virtuoso biola. Pada usia sembilan belas, ia mulai menulis musik sendiri dan belajar cara bermain gitar.

Pada usia 23, dan pada usia 27 tahun ia sudah menjadi seorang komposer, suatu waktu ketika ia sedang konser dalam sebuah tournya, penonton dikagetkan dengan caranya berpakaian, Dia telah kehilangan gigi bawah, tampak pucat dan mulai berpakaian hitam. Itu desas-desus bahwa ia telah menjual jiwanya kepada setan. Meskipun ia tidak memulai gosip tersebut, namun ia tidak melakukan apa pun untuk mencegah desas-desus itu dan bahkan mendorong orang untuk percaya. Ketika ia ditanya tentang hal itu, ia berkata ” how else would it be possible for him to play the way he does?”

27 Mei 1840, Paganini meninggal akibat pendarahan internal, sebelum seorang pendeta dipanggil.karena alasan telah melakukan perjanjian dengan setan, jenazahnya ditolak dipemakaman Katolik di Genoa. Butuh waktu empat tahun, sebelum tubuh itu boleh diangkut ke Genoa, tetapi tidak terkubur. Jenazahnya akhirnya dimasukkan untuk beristirahat di tahun 1876, di sebuah pemakaman di Parma. Pada tahun 1893, pemain biola Ceko, Franz Ondricek, membujuk cucu Paganini, Attila, agar tubuh Paganini digali sekali lagi, untuk dimakam kan di pemakaman baru di Parma, pada tahun 1896.

2. Robert Johnson
Robert Johnson adalah musisi blues yang telah menjalani hidupnya dengan singkat. Dia meninggal di usia 27 dan tidak banyak yang diketahui tentang hidupnya. Musiknya dipengaruhi beberapa musisi dari tahun 50 dan 60 – an. Dia adalah salah satu musisi yang pertama yang masuk dalam Rock-N-Roll Hall of Fame.

Dia tinggal di perkebunan ketika keinginannya untuk menjadi musisi blues besar. Seseorang mengatakan kepadanya untuk membawa gitar ke Crossroads pada tengah malam di dekat Perkebunan Dockery . Ketika ia tiba, setan menunggu dan mengambil gitarnya. Setan mengkonfigurasi gitar dan memainkan beberapa lagu di atasnya. Sekali ia menyerahkannya kembali kepada Robert, perjanjian itu dibuat dan ia mampu bernyanyi, bermain dan menciptakan blues.

Johnson meninggal pada 16 Agustus 1938, pada usia 27, dekat Greenwood, Mississipi, ada rumor yangmengatakan bahwa ia tewas diracun istrinya sendiri.

3. Johann Georg Faust
Johann Georg Faust adalah seorang ahli kimia Jerman. Pada 1507, ia mengatakan bahwa ia adalah seorang penipu dan seorang gelandangan. Dia dikatakan telah dianiaya oleh beberapa anak laki-laki di Kreuznach. Tahun 1509, ia kemudian memperoleh gelar Di Universitas Krakow, ia belajar sulap dan berteman dengan Martin Luther dan Philip Melachton. Kedua orang itu mengatakan telah menyaksikan Johan sedang membuat perjanjian dengan setan.

Dia bekerja di Universitas Ehrfut, dimana dikatakan bahwa ia berceramah tentang Homer dan mengangkat seorang penyihir sebagai pahlawan bagi para siswanya. Dia kemudian diminta untuk mengundurkan diri dan menawarkan pertobatan. Saat itulah ia mengaku memiliki perjanjian dengan setan. Dia mengatakannya kepada Dr Klinge, seorang biarawan Fransiskan, bahwa ia lebih percaya setan daripada Tuhannya.

4. Urbain Grandier
Urbain Grandier adalah seorang pastor Katolik Perancis. Dia dibakar di tiang pancang karena melakukan kejahatan sihir. Dia dikenal karena melanggar sumpah selibat dan menjadi hidung belang. Pada 1603, beberapa biarawati menuduhnya menyihir mereka dan mengirimkan setan untuk melakukan tindakan tak senonoh dengan mereka.

Menurut legenda, ia melakukan perjanjian dengan menyatakan kesetiaannya kepada setan dan penolakan terhadap iman Kristen. Pada gilirannya, hal itu janji untuk Grandier bahwa ia akan memiliki kasih wanita, kekayaan, dan kehormatan duniawi. Perjanjian ini ditulis mundur dalam bahasa Latin dan masih tersimpan untuk dilihat di Bibliotheque Nationale di Perancis.

Berikut gambar asli teks perjanjian dengan setan

5. David Copperfield
Copperfield mulai bermain sulap sejak berusia 12 tahun, dan menjadi pesulap termuda yang diterima sebagai anggota Society of American Magicians[1] Sewaktu berusia 16, Universitas New York sudah mengundangnya untuk mengajar kursus sulap.[2] Nama "David Copperfield" diambilnya dari tokoh fiksi bernama David Copperfield yang muncul dalam novel berjudul sama, David Copperfield karya Charles Dickens. Pada usia 19 tahun, Copperfield sudah mengadakan pertunjukan besar di Hotel Pagoda, Honolulu, Hawaii.[2]

Sebagian besar penampilan Copperfield berupa acara spesial televisi dan sebagai bintang tamu dalam acara televisi. Di layar lebar, Copperfield pernah bermain sebagai Ken si pesulap dalam film horor Terror Train produksi tahun 1980. Selain itu, Copperfield pernah tampil sebagai figuran dalam film Prêt-à-Porter (1984), namun namanya tidak dicantumkan dalam daftar pemain. iya lebih percaya kepada magic, karena magic adalah hidup David copperfield, sebagian dari aksi sulap(magic) di bantu oleh setan atau makhluk gaib.

Friday, July 23, 2010

Kanjeng Ratu Kidul

Siapakah sesungguhnya Kanjeng Ratu Kidul itu? Benarkah ada dalam kesungguhannya, ataukah hanya dikenal dalam dongeng saja?


Pertanyaan ini pantas timbul, karena Kanjeng Ratu Kidul termasuk makhluk halus. Hidupnya di alam limunan (gaib), dansukar untuk dibuktikan dengan nyata. Pada umumnya oarang mengenalnya hanya dari tutur kata dan dari semua cerita atau kata orang ini, orang itu, bila dikumpulkan akan menjadi seperti berikut:

Menurut cerita umum, Kanjeng Ratu Kidul pada mudanya bernama Dewi Retna Suwida, seorang putri dari Pajajaran, anak Prabu Mundhingsari, dari istrinya yang bernama Dewi Sarwedi, cucu Sang Hyang Saranadi, cicit Raja siluman di Sigaluh.

Sang putri melarikan diri dari keraton dan bertapa di gunung Kombang. Selama bertapa ini sering nampak kekuatan gaibnya, dapat berganti rupa dari wanita menjadi pria atau sebaliknya. Sang putri wadat (tidak bersuami) dan menjadi ratu diantara makhluk halus seluruh pulau jawa. Istananya didasar samudra indonesia. Tidaklah mengherankan, karena sang putri memang mempunyai darah keturunan dari makhluk halus.

Diceritakan selanjutnya, bahwa setelah menjadi raru sang putri lalu mendapat julukan Kanjeng Ratu Kidul Kencanasari. Ada juga sementara orang yang menyebut Nyai Lara Kidul (di keraton surakarta sebutan Nyai Lara Kidul adalah untuk patihnya, bukan untuk Kanjeng Ratu Kidul sendiri). Malahan ada juga yang menyebutnya Nyira Kidul. Dan yang menyimpang lagi adalah: Bok Lara Mas Ratu Kidul. Kata “Lara” berasal dari “Rara”, yang berarti perawan (tidak kawin).

Dikisahkan, bahwa Dewi Retna Suwida yang cantiknya tanpa tanding itu menderita sakit budhug (lepra). Utuk mengobatinya harus mandi dan merendam diri didalam suatu telaga, di pinggir samudra. Konon pada suatu hari, tatkala akan membersihkan muka sang putri melihat bayangan mukanya di permukaan air. Terkejut karena melihat mukanya yang sudah rusak, sang putri lalu terjun kelaut dan tidak kembali lagi ke daratan, dan hilanglah sifat kemanusiaannya serta menjadi makhluk halus.

Ceritaa lain lagi menyebutkan bahwa sementara orang ada yang menamakannya Kanjeng Ratu Angin-angin. Sepanjang penelitian yang pernah dilakukan dapat disimpulakan bahwa Kanjeng Ratu Kidul tidaklah hanya menjadi ratu makhluk halus saja melainkan juga menjadi pujaan penduduk daerah pesisir pantai selatan, mulai darah Jogjakarta sampai dengan Banyuwangi.

Camat desa Paga menerangkan bahwa daerah pesisirnya mempunyai adat bersesaji ke samudra selatan untuk Nyi Rara Kidul. Sesajinya diatur didalam rumah kecil yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut (sanggar). Juga pesisir selatan Lumajang setiap tahun mengadakan korban kambing untuknya dan orang pun banyak sekali yang datang.

Mr Welter, seorang warga belanda yang dahulu menjadi Wakil ketua Raad van Indie, menerangkan bahwa tatkala ia masih menjadi kontrolir di Kepanjen, pernah melihat upacara sesaji tahunan di Ngliyep, salah satu pesisir pantai selatan, Jawa timur, yang khusus diadakan untuk Nyai rara kidul. Ditunjukkannya gambar sebuah rumah kecil dengan bilik di dalamnya berisi tempat peraduan dengan sesaji punjungan untuk Nyai Rara Kidul.

Seorang perwira ALRI yang sering mengadakan latihan didaerah ngliyep menerangkan bahwa di pulau kecil sebelah timur ngliyep memang masih terdapat sebuah rumah kecil, tetapi kosong saja sekarang. Apakah rumah ini terlukis gambar Tuan Welter, belumlah dapat dipastikan.

Pengalaman seorang kenalan dari Malang menyebutkan bahwa pada tajun 1955 pernah ada serombongan oran-orang yang nenepi (pergi ke tempat-tempat sepi dan keramat) dipulau karang kecil, sebelah timur Ngliyep.

Seorang diantara mereka adalah gurunya. Dengan cara tanpa busana mereka bersemadi disitu. Apa yang kemudian terjadi ialah, bahwa sang guru mendapat kemben, tanpa diketahui dari siapa asalnya. Yang dapat diceritakannya ialah bahwa ia merasa melihat sebuah rumah emas yang lampunya bersinar-sinar terang sekali.

Dipacitan ada kepercayaan larangan untuk memakai pakaian berwarna hijau gadung (hijau lembayung), yang erat hubungannya dengan Nyai Rara Kidul. Bila ini dilanggar orang akan mendapat bencana. Ini di buktikan denga terjadinya suatu malapetaka yang menimpa suami-istri bangsa belanda beserta dua orang anaknya. Mereka bukan saja tidak percaya pada larangan tersebut, bahkan mengejek dan mencemoohkannya. Pergilah mereka kepantai dengan berpakaian serba hijau. Terjadilah sesuatu yang mengejutkan, karena tiba-tiba ombak besar datang dan dan kembalinya kelaut sambil menyambar keempat orang belanda tersebut.

Artikel 2

Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.” Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri,” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda

Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.

Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengatar bagi tulisan selanjutnya.

Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta

Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan “makhluk-makhluk halus” tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena “diambil” oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol ‘gaib’ yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.

Misteri Alam Ghaib


Ghaib adalah segala sesuatu yang tersembunyi dan tidak terlihat oleh manusia, seperti surga, neraka dan apa yang ada di dalamnya, alam malaikat, hari akhir, alam langit dan yang lainnya yang tidak bisa diketahui manusia kecuali bila ada pemberitaan dari Allah Ta'alaa (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 1/53) Alam jin dan wujud jin dalam bentuk asli seperti yang telah Allah Ta'alaa ciptakan adalah ghaib bagi kita. Namun golongan jin dapat berubah-ubah bentuk -dengan kekuasaan Allah Ta'alaa- dan amat mungkin bagi mereka melakukan penampakan, sehingga kita dapat melihatnya dalam wujud yang bukan aslinya. Allah Ta'alaa berfirman: "Sesungguhnya ia (setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka." (Q.S. Al-A'raf [7]: 27)
Dari Abu As-Sa`ib, Hisyam bin Zuhrah, beliau bercerita bahwa dirinya pernah berkunjung ke rumah Abu Sa'id Al-Khudri ra, katanya: "Aku mendapatinya tengah mengerjakan shalat, akupun duduk menunggunya hingga beliau selesai. Tiba-tiba aku mendengar adanya gerakan pada bejana tempat minum yang ada di pojok rumah. Aku menoleh ke arahnya dan ternyata ada seekor ular. Aku segera meloncat untuk membunuhnya, namun Abu Sa'id memberi isyarat kepadaku agar aku duduk. Ketika ia selesai dari shalatnya, ia menunjuk ke sebuah rumah yang ada di kampung itu sambil berkata: 'Apakah engkau lihat rumah itu?' 'Ya,' jawabku. Ia kemudian menuturkan, 'Dahulu yang tinggal di rumah itu adalah seorang pemuda yang baru saja menjadi pengantin. Kala itu kami berangkat bersama Rasulullah saw ke Khandaq dan pemuda itupun ikut bersama kami. Saat tengah hari, pemuda itu meminta izin kepada Rasulullah saw untuk pulang menemui istrinya. Rasulullah saw mengizinkannya sambil berpesan: 'Bawalah senjatamu karena aku khawatir engkau bertemu dengan orang-orang dari Bani Quraidhah.' Pemuda itu mengambil senjatanya, kemudian pulang menemui istrinya. Setibanya di rumah, ternyata istrinya sedang berdiri di antara dua daun pintu. Ia mengarahkan tombaknya kepada istrinya untuk melukainya karena merasa cemburu karena istrinya berada di luar rumah. Istrinya berkata kepadanya: "Tahan dulu tombakmu, dan masuklah ke dalam rumah sehingga engkau akan tahu apa yang menyebabkan aku sampai keluar rumah!"
Pemuda itu masuk, dan ternyata terdapat seekor ular besar yang melingkar di atas tempat tidur. Pemuda itu lantas menghunuskan tombaknya dan menusukkannya pada ular tersebut. Setelah itu, ia keluar dan menancapkan tombaknya di dinding rumah. Ular itu (yang belum mati, red.) menyerangnya dan terjadilah pergumulan dengan ular tersebut. Tidak diketahui secara pasti mana di antara keduanya yang lebih dahulu mati, ular atau pemuda itu.'
Abu Sa'id ra melanjutkan ceritanya: 'Kami menghadap Rasulullah saw dan melaporkan kejadian itu kepadanya dan kami sampaikan kepada beliau: 'Mohonlah kepada Allah agar menghidupkannya demi kebahagiaan kami.' Beliau menjawab: 'Mohonlah ampun untuk shahabat kalian itu!'Selanjutnya beliau bersabda: 'Sesungguhnya di Madinah terdapat golongan jin yang telah masuk Islam, maka jika kalian melihat sebagian mereka -dalam wujud ular- berilah peringatan tiga hari. Dan apabila masih terlihat olehmu setelah itu, bunuhlah ia, karena sebenarnya dia adalah setan." (H.R. Muslim 2236 dan 139 dari Abu Sa`ib)

Para Rasul Tidak Mengetahui Perkara Ghaib
Telah disebutkan sebelumnya bahwa sekumpulan jin datang kepada Nabi saw, kemudian mendengarkan bacaan Al-Qur`an. Ketika itu Nabi saw tidak mengetahui kehadiran mereka kecuali setelah sebuah pohon memberitahunya -dan Allah Ta'alaa Maha Kuasa untuk menjadikan pohon dapat berbicara- seperti yang disebutkan Imam Bukhari dalam Shahih-nya dari shahabat Ibnu Mas'ud RA. Ini menunjukkan bahwa beliau tidak mengetahui perkara ghaib kecuali yang telah Allah Ta'alaa kabarkan.
Allah Ta'alaa berfirman:"Katakanlah: 'Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak pula aku mengetahui yang ghaib dan tidak pula aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengetahui kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.' Katakanlah: 'Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?' Maka apakah kamu tidak memikirkannya?" (Q.S. Al An'am [8] : 50)

Para Malaikat Tidak Mengetahui Pekara Ghaib
Kendatipun para malaikat adalah mahluk yang dekat di sisi Allah Ta'alaa, namun untuk urusan ghaib ternyata mereka pun tidak mengetahuinya. Allah Ta'alaa berfirman saat pertama kali hendak menciptakan manusia:
"Dan ingatlah ketika Rabbmu berfirman kepada para malaikat: 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.' Mereka berkata: 'Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?' Allah berfirman: 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui.' Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: 'Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!' Mereka menjawab: 'Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana'." (Q.S. Al-Baqarah [2]: 30-32)

Kaum Jin Tidak Mengetahui Perkara Ghaib
Banyak sekali orang yang tertipu dan keliru kemudian mengira jika bangsa jin mengetahui yang ghaib, terutama bagi mereka yang terjun dalam kancah sihir dan perdukunan. Akibatnya, kepercayaan dan ketergantungan mereka terhadap jin sangatlah besar sehingga menggiring mereka kepada kekufuran.
Padahal Allah U dengan tegas telah mementahkan anggapan ini dalam firman-Nya:"Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan." (Q.S. Saba` [34] : 14)

Manusia Tidak Dapat Mengetahui Alam Ghaib
Jika para rasul yang merupakan utusan Allah Ta'alaa dalam menyampaikan syariat-Nya kepada manusia tidak mengetahui hal yang ghaib sedikitpun, maka sudah tentu manusia secara umum tidak ada yang dapat mengetahui alam ghaib atau menjangkau batasan-batasannya. Allah Ta'alaa hanya memerintahkan agar mengimani perkara yang ghaib dengan keimanan yang benar.
Keyakinan seperti ini agaknya sudah mulai membias. Apalagi saat ini banyak sekali orang yang menampilkan dirinya sebagai narasumber untuk urusan-urusan yang ghaib, mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait dengan masa depan seseorang, dari mulai jodoh, karir, bisnis, atau yang lainnya.
Tak ada seorang pun yang dapat melihat dan mengetahui perkara ghaib, menentukan ini dan itu terhadap sesuatu yang belum dan akan terjadi di masa datang. Jika toh bisa, itu semata-mata bantuan dan tipuan dari setan hanya Allah Ta'alaa yang mengetahui hal-hal ghaib dan berkendak atas segala sesuatu yang terjadi pada diri makhluk-makhluk-Nya. Wallahu 'Alam
 
coompax-digital magazine