Showing posts with label Life Style. Show all posts
Showing posts with label Life Style. Show all posts

Wednesday, October 20, 2010

Onani dan Kanker Prostat

Menurut penelitian baru dari peneliti Inggris, pria yang sering berhubungan seks di usia 20-an dan 30-an memiliki resiko menderita kanker prostat lebih besar di kemudian hari. Bahkan para peneliti menunjukkan bahwa pria muda yang sering masturbasi (onani), memiliki resiko yang lebih besar menderita kanker prostat, dibandingkan dengan mereka yang sering berhubungan seks dengan pasangan.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Polyxeni Dimitropoulou dari University of Cambridge. Dia dan rekan-rekannya menggunakan kuesioner untuk memeriksa aktivitas seksual lebih dari 400 pria yang telah didiagnosis menderita kanker prostat sebelum usia 60, bersama dengan lebih dari 400 peserta kontrol.

Para peneliti mengajukan pertanyaan tentang seks dalam kehidupan mereka, termasuk usia pada waktu berhubungan seksual pertama kali, frekuensi masturbasi (onani) dan hubungan seksual, jumlah pasangan seksual dan sejarah penyakit menular seksual yang pernah diderita. Peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara aktivitas seksual dengan para pria muda, dimana banyak penelitian kanker prostat hanya berfokus pada pria yang lebih tua, sebagai penyakit yang lebih menonjol pada pria di atas 50 tahun.

Frekuensi Seks dan Kadar Hormon

Karena kanker prostat diketahui terkait dengan kadar hormon pria, para peneliti menggunakan frekuensi seks sebagai pembanding. Mereka berteori bahwa pria yang banyak berhubungan seks ketika muda akan memiliki kadar hormon lebih tinggi. Dengan demikian, gairah seks pria yang pernah berhubungan seks lebih dari 20 kali sebulan, menurut penelitian seharusnya lebih rentan terhadap kanker prostat.

Secara keseluruhan ditemukan hubungan yang bermakna antara kanker prostat dan aktivitas seksual pada seorang pria usia 20-an dan antara masturbasi (onani) dan kanker prostat dalam usia 20-an dan 30-an. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas seksual dan kanker prostat pada pria usia 40-an.

Ketika peneliti menganalisa data lebih lanjut, ditemukan bahwa pria yang menderita kanker prostat di kemudian hari, memiliki sejarah aktifitas seks dengan frekuensi tertinggi pada masing-masing kelompok dalam satu dekade, termasuk hubungan seksual dan masturbasi (onani).

PMS Dan Risiko Kanker

Hubungan menarik lain yang ditemukan oleh para peneliti adalah kemungkinan adanya hubungan antara Penyakit Menular Seksual (PMS) dan peningkatan resiko kanker prostat. Walaupun temuan ini agak kontroversial, namun dijelaskan bahwa pria-pria dalam penelitiannya yang pernah menderita PMS sebelumnya, memiliki insiden yang lebih tinggi dari kanker prostat ketika tua.

Sebuah penelitian menarik akhir-akhir ini oleh Lorelei Mucci, seorang asisten profesor epidemiologi di Harvard School of Public Health juga menunjukkan bahwa pria yang telah terinfeksi dengan parasit Trichomonas vaginalis, cenderung mengembangkan kanker prostat yang lebih agresif.

Mucci dan rekan-rekannya meneliti pada lebih dari 650 pria penderita kanker prostat. Mereka mengambil sampel darah dari pria-pria ini untuk menentukan apakah mereka pernah terinfeksi oleh parasit. Meskipun pria-pria yang sudah terinfeksi tidak memiliki risiko mengembangkan kanker prostat lebih tinggi, namun mereka yang sudah terinfeksi mengembangkan bentuk penyakit yang lebih agresif.

Perlindungan Ejakulasi

Salah satu faktor yang lebih membingungkan penelitian Dimitropoulou adalah fakta bahwa ia mengidentifikasi muncul tren kebalikan ketika pria yang sering melakukan hubungan seks pada usia 40-an dan 50-an. Dimana pada usia tersebut, segala aktifitas seks termasuk masturbasi (onani) justru akan mengurangi kemungkinanan mengembangkan kanker prostat. Namun teori ini belum teruji dengan benar dan diperlukan penelitian lebih lanjut.



Sumber : http://doktersehat.com/2010/10/04/hubungan-onani-dan-kanker-prostat/#ixzz12xjzQtKA

Monday, October 18, 2010

Pijat Tingkatkan Imunitas


Sesi pijat menenangkan tubuh, meredakan kecemasan Anda, dan bahkan membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.

PENELITIAN menunjukkan bahwa pijat menghasilkan perubahan terukur pada sistem kekebalan tubuh. Sesi pijat menenangkan tubuh, meredakan kecemasan Anda, dan bahkan membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.

Sebuah penelitian baru—didanai National Center for Complimentary and Alternative Medicine—menemukan bahwa pijat juga dapat membantu Anda jauh dari penyakit.

Pada studi yang diterbitkan dalam edisi terbaru Journal of Complimentary and Alternative Medicine tersebut, para penelitia merekrut 53 orang dewasa sehat berusia antara 18-45 tahun dan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menerima sesi pijat tradisional Swedia oleh terapis pijat bersertifikat dan kelompok kedua menerima sesi sentuhan ringan tanpa teknik pemijatan sebenarnya.

Setiap peserta diberi Intravenous therapy (IV) yang dimasukkan ke satu lengan selama durasi pijat dan beberapa jam setelahnya, kemudian darah diambil dari berbagai interval untuk mengukur kadar hormon dan sistem kekebalan tubuh.

Para peneliti telah bekerja di bawah teori bahwa pijat meningkatkan oksitosin tubuh, atau "hormon cinta," yang dengan sendirinya membantu mengatur kadar hormon yang terkait dengan stres. Namun, mereka menemukan bahwa hal tersebut tidak terjadi. Sebab, orang yang menerima "sentuhan ringan" (kelompok kedua) benar-benar mengalami peningkatan oksitosin lebih tinggi daripada penerima pijat (kelompok pertama). Namun, tidak seperti kelompok sentuhan ringan, penerima pijat mengalami penurunan signifikan pada hormon stres dan peningkatan produksi berbagai sel tubuh yang meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh.

Manfaat pijatan

Pijatan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu Anda lebih baik dalam mengatasi stres, bahkan jika Anda tidak sakit atau stres.

"Saya sangat tertarik dengan temuan kami," kata Mark Hyman Rapaport, MD, profesor dan ketua departemen psikiatri dan ilmu saraf perilaku di Cedars-Sinai Medical Center.

"Saya selalu bertanya-tanya, apa fungsi pijatan hingga begitu banyak orang mengaku merasa lebih baik setelah melakukannya? Kami menemukan bahwa perubahan biologis memang terjadi sebagai akibat dari bahkan satu sesi pijat, dan bahwa perubahan ini juga bermanfaat bagi individu yang sehat."

Rutin pijat baik untuk tubuh dan pikiran. Berikut tip agar pijat memberi manfaat kesehatan:

Cari terapis bersertifikat

Penerima pijat dalam penelitian ini menerima treatment dari terapis bersertifikat untuk memastikan konsistensi dan kualitas tinggi. Untuk mendapatkan yang sama, Anda sebaiknya pijat pada seorang terapis bersertifikat.

Pijatan tangan sendiri

Meskipun seluruh tubuh yang dipijat menghasilkan perubahan biologis seperti terlihat dalam studi ini, penelitian lainnya telah menemukan bahwa pijat tangan sederhana selama lima menit juga mampu menurunkan tingkat stres.

Rasakan cinta dengan cara lain

Dr Rapaport mencatat bahwa tidak terlihat peningkatan yang signifikan pada tingkat oksitosin penerima pijatan lengkap, tetapi orang-orang dalam kelompok penerima pijatan ringan.

Ada banyak cara sederhana lain yang dapat meningkatkan kadar oksitosin tubuh Anda, meski bukan pijatan, seperti menggenggam tangan, membelai hewan, dan mendengarkan musik menenangkan.


Sumber : lifestyle.okezone.com

Tuesday, October 5, 2010

Alasan Kenapa Lelaki "Mata Keranjang"

Kenapa pria seringkali disebut sebagai makhluk visual? Begitu pula wanita disebut lebih percaya intuisi dalam mencari pasangan?

so sweet

Penelitian menemukan bahwa pria berpotensi mencari pasangan secara instan berdasarkan penampilan seorang wanita karena sejak dulu sudah terpola seperti itu.

Perilaku itu tersimpan dalam gen kuno lelaki, yang terus berevolusi untuk peka terhadap wanita yang bakal memberi keturunan terbaik.

Penelitian yang dibuat oleh sekumpulan dokter dari University of Amsterdam dan University of Kent ini menguji 20 wanita dan 20 laki-laki.

Mereka diberi tugas dan kerja otak mereka dimonitor.

Selama mengerjakan tugas, subjek ditunjukkan foto lawan jenisnya, mulai dari yang sangat menarik hingga tidak menarik.

Hasilnya lelaki lebih mudah terganggu dalam mengerjakan tugas saat melihat foto wanita menarik, sedangkan wanita lebih terpaku pada tugas.

Kesimpulannya, mata lelaki yang gemar mengembara memang sudah terprogram untuk mengenali salah satu isyarat kesuburan pada wanita, yaitu wajah yang menarik.

Lebih dari itu, lelaki juga mengambil kesimpulan apakah wanita ini merupakan partner yang cocok hanya dalam hitungan sepersekian detik.

Ini adalah insting bertahan dan sesuatu yang sangat klasik untuk membantu pria dalam menemukan pasangan dan mempunyai keturunan.

Sementara itu perempuan tidak terpaku pada penampilan karena perilaku perempuan yang membutuhkan lebih banyak bukti bahwa seorang lelaki dapat menjadi pasangan yang tepat.

Wanita mendasarkan keputusannya pada perilaku pria, apakah ia dapat dipercaya dan berkomitmen? Karena itu keputusan untuk melakukan pendekatan lebih lama ketimbang kaum adam.

Jadi sah saja jika pria cenderung terangsang dengan pemandangan visual dan wanita mudah menyerah jika sudah tersentuh hatinya.

Monday, September 27, 2010

4 Hal Dibenci Pria dari Wanita Lajang


Jika Anda terus-menerus khawatir soal keberlangsungan hubungan, Anda justru tidak dapat menikmatinya. (Foto: gettyimages)

PRIA mencintai wanita, wanita mencintai pria. Pria membenci wanita, wanita membenci pria. Kalau di mata pria, kira-kira hal apa yang dibencinya dari wanita lajang?

Setiap hari, wanita lajang mencurahkan banyak waktu untuk merenungkan misteri pria. Wanita menganalisis perilaku mereka, perilaku pria, intonasi suara, hasil penelitian, bahkan tanda baca sebuah pesan teks, semua dalam upaya untuk mengetahui apa yang ada di pikiran pria, terutama apa yang mereka suka dan tidak mereka suka.

Sebagai contekan, Your Tango mengulas empat hal yang dibenci pria dari wanita lajang.

Keras kepala

Banyak pria mengeluh soal wanita lajang yang kerap keras kepala. Tidak menjawab panggilan telepon, teks atau e-mail, mengubah rencana di menit-menit terakhir, dan tidak melakukan apa yang dikatakan pria. Bagi pria, sikap ini adalah bentuk frustasi tersendiri. Menuruti apa yang dikatakan pria bisa menjadi bentuk rasa hormat Anda padanya, sekaligus menaikkan egonya.

Terlalu bebas

Anda terkejut mengetahui keluhan pria satu ini? Pria bukan ingin membawa Anda kembali ke Zaman Batu, tetapi mereka ingin bisa menikmati peran sebagai pahlawan, tanpa Anda mengatakan, "Aku bisa melakukannya sendiri".

Ketakutan Anda

Jika Anda terus-menerus khawatir soal keberlangsungan hubungan, Anda justru tidak dapat menikmatinya. Bagi pria, Anda tak perlu melanjutkan hubungan terlalu lama, jika Anda tidak mengharapkannya.

Ribut mencari pria baik, tapi mengencani bad boy

Pria baik sakit hati mendengar bagaimana Anda tetap bersikap egois, salah satunya mengencani pria buruk sambil di satu sisi sibuk mencari pria baik.

Cara Ampuh Bangun Hubungan Usai Pertikaian


Sebuah pelukan hangat bisa membuat hubungan Anda berdua terasa lebih baik. (Foto: Cosmopolitan)

PERTIKAIAN merupakan hal normal terjadi dalam sebuah hubungan. Namun, bukan berarti Anda dan pasangan harus terus-terusan berselisih hati.

Ya, banyak pasangan beranggapan bahwa pertengkaran bisa membuat hubungan semakin erat. Pasalnya, Anda bisa mengenal karakter pasangan lebih dalam.

Tapi dalam kenyataannya, tak sedikit pasangan yang merasa hubungan mereka menjadi renggang usai pertikaian. Sehingga masing-masing pasangan pun menjadi bingung dalam bersikap.

Nah, Anda yang kini mengalami kasus serupa jangan biarkan masalah berlarut-larut tanpa ada penyelesaian. Anda bisa mengikuti saran dari Allwomanstalk berikut ini:

Nikmati makan malam romantis berdua

Hubungan yang renggang bisa Anda siasati dengan memupuk kembali rasa cinta. Misalnya, menikmati makan malam romantis berdua. Anda bisa mengajak pasangan menikmati hidangan lezat di restoran tempat pertama kali kalian berkencan. Kegiatan ini memberikan kesempatan untuk kalian berbicara satu sama lain dengan suasana hati tenang dan tanpa penuh emosi. Usai menikmati makan malam, agar acara kencan kian seru, lanjutkan dengan menyaksikan film terbaru di bioskop.

Pelukan hangat

Sebuah pelukan hangat bisa membuat hubungan terasa lebih baik. Membuat setiap kemarahan menjadi cair. Mungkin hal ini sedikit terdengar aneh saat Anda sedang bertengkar dengannya, kemudian tiba-tiba Anda memeluknya. Tapi percayalah, sebuah pelukan hangat yang diberikan bisa memberikan dampak positif saat Anda menyentuh dan memeluk mesra tubuh orang tercinta.

Jangan ragu ucapkan maaf

Jika Anda melakukan sesuatu yang salah, kemudian memberitahu pasangan bahwa Anda menyesal (menyesal dengan apa yang telah Anda perbuat), ini salah satu cara terbaik membina hubungan pascaperselisihan. Perlu disadari, sebenarnya bila Anda benar-benar mencintai pasangan, maka memaafkan bukan hal sulit untuk Anda lakukan. Dan pahamilah, cinta yang sesungguhnya adalah cinta tanpa syarat. Jadi, jangan biarkan hubungan kalian kian renggang pascapertikaian, melainkan Anda perlu menemukan cara tepat mengungkapkan cinta lebih banyak pada pasangan setiap hari.


sumber : lifestyle.okezone.com

Friday, September 24, 2010

Awet Muda dengan Apel

Awet muda dengan apel (Foto: Ist)

"AN apple a day keeps the doctor away". Pepatah tersebut ternyata tidak hanya berlaku bagi kesehatan, tetapi juga kecantikan. Lewat stem cell dari apel Swiss jenis Uttwilerspatlauber, kulit bisa terlihat 10 tahun lebih muda.

Di dunia kosmetik internasional, Utwiller spatlauber dikenal sebagai superapel atau juga apel ajaib yang dapat melawan penuaan kulit. Apel yang hanya tumbuh secara endemik di Swiss ini tidak populer sebagai buah konsumsi karena rasanya yang asam dan nyaris pahit, namun memiliki daya simpan yang sempurna.

Hasil penelitian membuktikan bahkan hingga lebih dari 4 bulan setelah panen, kulit apel jenis ini masih terlihat kencang dan bebas kerut, berbeda dari varietas apel biasa yang tidak tahan lama dan kulitnya mudah mengeriput.

Kehebatan apel Swiss ini dalam menyiasati penuaan juga diakui fashion icon Amerika Serikat, sang Ibu Negara Michelle Obama, yang menggunakan serum dari ekstrak sel-sel batang apel Utwiller spatlauber seharga 215 poundsterling, seperti dilansir Telegraph.

Tidak hanya Michelle yang menggunakan “elixir” awet muda dari ekstrak apel ini, banyak juga selebritis dan figur publik yang berpindah memakai serum Utwiller spatlauber untuk mempertahankan kemudaan penampilannya.

Pasalnya, sel-sel apel yang diekstrak dengan menggunakan teknik kultur jaringan tersebut dapat merangsang sel-sel induk kulit manusia, melindungi regenerasi sel kulit, sekaligus menunda terjadinya keriput.

Telegraph menyebutkan, pemakaian serum Utwiller spatlauber yang teratur dapat mengurangi keriput rata-rata 15% setelah empat minggu. Karenanya, tak heran bila apel jenis ini sekarang menjadi sorotan di dunia kosmetik dan menjadi terobosan baru resep antipenuaan yang menarik 100 perusahaan kecantikan di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat, termasuk di antaranya Lancome dan Chantecaille.

Di Indonesia, penelitian mengenai superapel tersebut dibawahi oleh PT Multicare Mitrasejahtera, bagian dari Indocare Group, perusahaan multilevel marketing Indonesia yang memfokuskan diri di bidang kesehatan dan kecantikan.

Multicare melakukan penelitian mengenai keajaiban Utwiller spatlauber sebagai antiageing yang diketuai oleh DR dr Indah Julianto SpKK (K). Bersama timnya yang terdiri atas para dermatologis, dr Indah berhasil membuktikan bahwa sel stem buah apel tersebut lebih efektif melawan penuaan dini.

Dokter Indah menjelaskan bahwa pada kulit dewasa, terdapat sel stem atau sel induk yang memiliki kemampuan membelah diri untuk meregenerasi dirinya sendiri sekaligus berkembang menjadi berbagai tipe sel jaringan.

“Fungsi utama sel stem kulit adalah memelihara dan memperbaiki sel-sel kulit serta bertanggung jawab untuk pemeliharaan kulit jangka panjang. Karena itu, proteksi sel stem dan aktifasi fungsi sel stem ini sangat penting secara kosmetik,” papar dr Indah.

Lebih lanjut dr Indah menjelaskan, jika sel stem tersebut rusak, maka yang terjadi adalah penuaan dini pada kulit, di mana kulit terlihat keriput, kusam, serta tampak kering.

“Dengan menggunakan teknik kultur jaringan, dari Utwiller spatlauber, kami berhasil mengisolasi sel stem apel yang kemudian akan diaplikasikan ke kulit sehingga sel stem kulit bisa terus diproduksi agar kulit tetap terlihat muda,” kata dr Indah.

Sel stem Utwiller spatlauber tersebut menjadi bahan aktif yang kaya akan manfaat epigenetik. “Di kulit yang telah mengalami penuaan dini, kulit tidak lagi bisa menghasilkan kolagen secara maksimal karena DNA-nya sudah tidak mampu lagi sehingga kulit kehilangan elastisitasnya dan tampak tua. Stem sel Utwiller spatlauber yang diaplikasikan ke kulit menua ini akan melindungi dan melapisi sel yang sudah tua lalu memperbaiki DNA dan merangsang tumbuhnya sel-sel sehingga kulit terlihat lebih segar dan muda,” ujar dr Indah.

Secara in vivo (penelitian langsung pada manusia), sel stem Utwiller spatlauber yang diaplikasikan terkandung dalam rangkaian produk PhytoStemCellTM yang dirilis oleh Multicare. Phyto- StemCellTM Series yang dikeluarkan Multicare diklaim sebagai yang produk pertama dan satu satunya di Indonesia yang memiliki bahan aktif phytocelltec malus domestica yang bersumber dari apel Utwiller spatlauber dan telah dipatenkan.

Penelitian in vivo tersebut melibatkan 60 wanita usia 40–55 tahun selama 4 minggu. Dari hasil penelitian terlihat peningkatan perbaikan pada jaringan kolagen serta kulit yang semakin lembap dan elastis setelah pemakaian PhytoStemCellTM selama dua minggu.

Setelah empat minggu, tampak hasil yang signifikan berupa kerutan wajah yang semakin samar, kulit terlihat kencang, bercahaya, lembap, dan warna kulit terlihat semakin merata.

“Bahkan, pemakaian rutin dan teratur menghasilkan elastisitas kulit wajah layaknya 10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya,” kata dr Indah.

Air Kelapa Tingkatkan Kelembapan

Air kelapa tingkatkan kelembapan (Foto: Getty Images)

DEHIDRASI adalah musuh utama kulit, terutama saat berpuasa. Kenapa? Karena dehidrasi membuat kulit terlihat kering, kasar, dan kusam.

Mengatasinya tentu dengan memperbanyak konsumsi air saat sahur dan berbuka. Namun ternyata itu saja tidak cukup. Mencegah dehidrasi dapat diatasi dengan mengonsumsi air kelapa.

Selain menyegarkan dijadikan minuman saat berbuka, air kelapa yang merupakan minuman isotonik alami ini juga mampu membantu mempertahankan kelembapan kulit. Air kelapa, terutama kelapa muda, banyak mengandung potasium, protein, dan gula alami. Kandungan garam dalam air kelapa mampu mengikat air lebih banyak ketimbang minuman lainnya, termasuk air putih.

Namun, tentu konsumsi air kelapa muda ini harus diimbangi dengan konsumsi air putih yang memiliki fungsi detoksifikasi agar kulit senantiasa terjaga kelembapan dan kecantikannya.

Dan bila Anda bekerja dalam ruangan ber-AC, usahakan selalu melindungi kulit dengan body lotion agar kulit tidak cepat kering.


Sumber : okezone.com

Thursday, September 2, 2010

Kim Petras Is Tim Petras


World’s Youngest Sex Change

Kim Petras, formerly known a Tim Petras, who is the youngest person in the world to have a sex change. Kim has just signed a record deal and is ready to become a pop star. Read her biography and see photos and video here.

Kim Petras is a girl who is believed to be the youngest person in the world to have a sex change. After years of suffering from harassment about altering her body, Kim has just landed a record deal and is set to become a pop star.

Kim Petras was born Tim Petras. She is a German teenager who began her sex change treatments at the young age of twelve. She was diagnosed as a transsexual three years ago, and when she claimed to be “in the wrong body,” doctors and psychiatrists agreed upon the sex change. They artificially halted male puberty with a series of potent hormone injections, later administering female hormones to start the development of her breasts.

Kim Petras is now 16 years old, and has long blonde hair and blue eyes. She has just landed a record deal after positive feed back on her myspace music page and you tube accounts. She is officially a female and hopes that one day her music will overpower the issue of being a transsexual:


reference : http://www.rightcelebrity.com

 
coompax-digital magazine